Sunday, April 10, 2005

Fungsi Vitamin Dan Mineral

Vitamin dan mineral adalah zat utama bagi fungsi tubuh dan kesehatan. Bermacam-macam jenis vitamin dan mineral seperti Vitamin A, B kompleks(B1,B2,B3,B5,B6,B12, biotin,cholin, asam folat & inositol), C,D, E, Kalsium, Florida, Yodium, Zat Besi, Kalium natrium dan sebagainya. Jumlah kebutuhan yang disarankan per hari = RDA (Recommended dietary allowance) adalah jumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan setiap hari. Standar jumlah yang dibutuhkan tubuh dibuat oleh USA Academy of Sciences dan diperkirakan cukup untuk pertumbuhan anak-anak dan pencegahan kekurangan vitamin dan mineral pada orang dewasa. Jumlah kebutuhan ini berbeda menurut umur dan jenis kelamin. Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin dan mineral adalah dari makanan sehari-hari. Diet yang seimbang dengan makanan yang bervariasi, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral sehari-hari (biji-bijian/cereal, ikan, ayam, daging, susu, telur, buah-buahan, kacang-kacangan, kacang kering, sayur hijau segar). Jadi tidak diperlukan lagi penambahan vitamin dan mineral, kecuali pada keadaan khusus. Vitamin dan mineral dapat dibeli tanpa resep dokter.

Kapan diberikan


  • Konsultasi ke dokter.
  • Semasa hamil, menyusui, pada bayi yang lahir premature.
  • Penderita penyakit khronis/serius yang mengakibatkan malnutrisi.
  • Penyakit/kondisi tertentu seperti gagal ginjal, membutuhkan diet rendah protein, gangguan penyerapan lambung, dehidrasi (di mana dibutuhkan mineral kalium/natrium/lain-lainnya).
  • Batuk-pilek, bisa dibantu dengan vitamin C (Belum semua dokter setuju dengan pendapat ini).
  • Bagi orang-orang yang menjalankan diet vegetarian (yaitu diet sayur-sayuran tanpa susu/telur), akan mengalami kekurangan vitamin B12.
  • Jika sedang dalam pengobatan antibiotika, untuk meningkatkan pertumbuhan bacteria yang tidak berbahaya supaya bisa mencegah pertumbuhan jamur yang berlebihan.
  • Mengalami kekurangan vitamin dan mineral berdasarkan diagnosa dokter.
Vitamin A (Jumlah yang dianjurkan per hari 5000 I.U):
  • Membantu daya penglihatan malam/warna.
  • Mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
Vitamin B1 (Thiamin) (Jumlah yang dianjurkan per hari 1.5 mg):
  • Membantu melepaskan energi dari makanan.
  • Mempertahankan kesehatan susunan syaraf.
Vitamin B2 (Riboflavin) (Jumlah yang dianjurkan per hari 1.7 mg):
  • Membantu melepaskan energi dari makanan.
  • Mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
Vitamin B3 (Niacin) (Jumlah yang dianjurkan per hari 20 mg):
  • Membantu melepaskan energi dari makanan.
  • Mempertahankan kesehatan sistim susunan syaraf.
  • Mempertahankan kesehatan rambut.
Vitamin B5 (Jumlah yang dianjurkan per hari 10 mg):
  • Membantu melepaskan energi dari makanan.
  • Mempertahankan kesehatan jaringan dan rambut
Vitamin B6 (Pyridoxin) (Jumlah yang dianjurkan per hari 2 mg):
  • Membantu melepaskan energi dari makanan.
  • Membantu pembentukan sel darah merah.
  • Mempertahankan kesehatan sistim syaraf.
Vitamin B12 (Cyanocobalamin) (Jumlah yang dianjurkan per hari 6 mcg):
  • Membantu pembentukan sel darah merah/mencegah anemia.
  • Mempertahankan kesehatan sistim susunan syaraf.
Biotin (Jumlah yang dianjurkan per hari 400 mcg):
  • Mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
Asam folat (jumlah yang dianjurkan per hari 400 mcg):
  • Membantu pembentukan sel darah merah.
  • Mempertahankan kesehatan sistim pencernaan.
Vitamin C (Jumlah yang dianjurkan per hari 60 mg):
  • Membantu penyembuhan luka.
  • Membantu peyerapan zat besi dan kalsium.
  • Mempertahankan kesehatan kulit dan jarinagn.
Vitamin D (Jumlah yang dianjurkan per hari 400 I.U):
  • Membantu pembentukan gigi dan tulang.
  • Membantu pembekuan darah.
Vitamin E (Jumlah yang dianjurkan per hari 30 I.U):
  • Mempertahankan kesehatan umum.
  • Mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
Vitamin K
  • Membantu pembekuan darah pada luka
Kalsium (Jumlah yang dianjurkan perhari 1000 mg)
  • Membantu pembentukan gigi dan tulang.
  • Membantu pembekuan darah pada luka.
  • Mempertahankan kesehatan fungsi syaraf dan otot.
Florida :
  • Membantu pencegahan kerusakan gigi/karies.
Yodium (Jumlah yang dianjurkan per hari 150 mcg) :
  • Membatu kesehatn metabolisme tubuh.
  • Mencegah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKI).
Zat besi (jumlah yang dianjurkan perhari 18 mcg) :
  • Membantu pembentukan haemoglobin dalam sel darah merah, mencegah anemia.
Kalium/natrium :
  • Mempertahankan keseimbangan garam dan air dalam tubuh.
  • Mempertahankan kesehatan fungsi syaraf dan otot.
Efek samping :
  • Tidak ada, kecuali bila dimakan secara berlebihan (Vitamin B, C larut dalam
    air, sehingga apabila terdapat jumlah yang berlebihan akan dikeluarkan. Vitamin A,D, E dan K larut dalam lemak, sehingga jumlah yang berlebihan akan disimpan dalam tubuh dan akan menyebabkan keracunan).
  • Vitamin A yang berlebihan menyebabkan penumpukan kalsium dalam otot, penglihatan kabur, rambut rontok dan kulit kering/kuning.
  • Vitamin D yang berlebihan menyebabkan perubahan tulang, kegagalan pertumbuhan pada anak, penumpukan kalsium dalam otot/organ tubuh, batu/kegagalan ginjal dan arthritis
  • Kalsium yang berlebihan akan menyebabkan penumpukan zat kalsium dalam otot/organ tubuh.
  • Kalsium/natrium yang berlebihan menyebabkan perubahan dalam tekanan darah/rotme jantung dan kerusakan syaraf/ginjal.
Perhatian
  • Suplementasi vitamin dan mineral tidak bisa untuk mengganti makanan pokok.
  • Meskipiun pembelian vitamin dan mineral tidak perlu resep dokter, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mulai minum obat tersebut.
  • Kelompok vitamin B mempunyai fungsi yang saling berhubungan. Apabila minum 1-2 jenis vitamin B secara berlebihan mungkin bisa menyebabkan gangguan keseimabangan hubungan tersebut, sehingga justru menyebabkan kekurangan vitamin B jenis lain.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home